Pada artikel ini, kami akan mengamati cara menggunakan data yang secara khusus dapat Anda temukan di Platform Finviz, cara menggunakannya dalam trading nyata atau saat memilih saham menggunakan penyaring nilai.

Finviz sebagai sumber ilmu

Finviz berperan sebagai bisa untuk banyak sumber. Menggabungkan data dari Bursa Saham,  Bloomberg, Wall Street Journal Marketwatch, CNBC dan sumber lainnya. Jika semuanya digabungkan, sedikitnya Anda tidak hanya dapat melihat dasarnya dalam bentuk grafik namun juga informasi tentang perusahaan yang disebutkan dan berita terbaru.

Untuk menguasai persaingan, Finviz menawarkan analisa teknis dasar selain fundamental. Semuanya dalam satu tempat, dan selain itu, gratis. Namun bagaimana cara mengetahui jalan Anda melalui semua informasi ini dan cara mengenali apa yang pantas dilayani?

Saham apa yang dimonitor?

Jika Anda ingin memulainya tanpa tahu apa-apa, ada dua cara Anda dapat melakukannya. Pertama adalah analisa detail, kedua adalah filter yang menggunakan peta Finviz. Pada “peta”, Anda dapat memilih dari opsi 1 Year Performance atau Year to Date Performance. Anda dapat langsung melihat saham mana yang naik atau turun dalam skala ayunan (mingguan/bulanan).

Bagian 9: Analisa Fundamental – Cara Menganalisa Saham Menggunakan Data (Penyaring Nilai)-1Peta Performa Finviz

Secara pribadi, saya akan menggunakan filter ini untuk gambaran pasar yang lebih baik. Dapat juga dikatakan bahwa hal ini memungkinkan kita untuk memonitor perkembangan situasi ekonomi. Finviz menggabungkan semua saham ke dalam sektor, jadi sangat jelas bagaiman keadaan teknologi, keuangan dan perawatan kesehatan, dan industri lainnya.

Berdasarkan analisa ini, kita dapat memilih saham naik atau turun jangka panjang dan fokus pada saham dalam analisa individual.

Analisa teknis juga dapat membantu. Opsi kedua adalah menggunakan filter umum.

Menggunakan filter Finviz

Finviz menawarkan jumlah filter yang banyak. Kami tidak dapat membahas semuanya paa artikel ini, namun, kami dapat dan akan membahsa yang paling terkenal dan yang paling penting. Jadi, mari kita jelaskan indikatornya, membahas nilai idealnya, dan melihat cara memilih saham yang tepat  untuk dibeli.

Bagian 9: Analisa Fundamental – Cara Menganalisa Saham Menggunakan Data (Penyaring Nilai)-2

Filter Finviz 

Rasio Price-to-Earnings (P/E)

Rasio Price-to-Earnings, disingkat menjadi P/E atau PE, atau rasio antara harga pasar saham dan profit bersih per saham, adalah indikator fundamental. Mirip dengan moving average dalam analisa teknis. P/E memberitahukan seberapa banyak yang dibayarkan investor untuk profit perusahaan.

Jika harga saham adalah $60 dan pendapatan perusahaan per saham adalah $3, mala P/E menjadi 20 (60 dibagi 3). Dalam hal ini, investor benar-benar mau membayar $20 ntuk setiap dollar untuk profit perusahaan.

Indikato P/E klasik mengukur harga saham saat ini dengan profit selama 12 bulan terakhir. Ada juga indikator P/E forward, yang mengukur harga saat ini dengan profit yang diharapkan pada tahun berikutnya.

Berapa rasio P/E ideal?

Dengan kata lain, rasio P/E memberitahukan berapa kali harga saham pasar lebih tinggi dibandingkan penghasilan per saham. Logikanya, kita meginginkan profit tertinggi dengan uang sedikit. Namun beresiko.

Tobias Levkovich dari Citigroup menguji ketergantungan empiris P/E dan perkembangan harga saham dengan indeks S&P 500. Analisa ini menemukan bahwa hanya dengan beberapa pengecualian, rasio terbaik adalah antara 14-16.

Bagian 9: Analisa Fundamental – Cara Menganalisa Saham Menggunakan Data (Penyaring Nilai)-3

P/E historis rata-rata pada pasar saham AS

P/E menawarkan informasi yang cepat, namun kami tidak merekomendasikan trading hanya berdasarkan dasarnya. Profit tahun lalu tidak lagi merefleksikan kenyataan dan P/E forward bekerja dengan estimasi. Rasio P/E bagus namun memiliki kemungkinan terbatas dan harus dilengkapi dengan data tambahan.

Kapitalisasi Pasar (Kap. Pasar)

Kapitalisasi pasar adalah parameter lain yang tidak boleh Anda lewatkan. Potensial perkembangan yang lebih tinggi ditemukan paling baik di perusahaan yang lebih kecil, sedangkan stabilitas ditemukan paling baik di perusahaan yang lebih besar. 

Seperti apa probabilitas bahwa nilai saham Apple akan berlipat ganda di tahun berikutnya? Hampir nol. Namun, dengan perusahaan yang lebih kecil, itu adalah dunia kemungkinan.

Dalam hal kalkulasi, kapitalisasi pasar ekuivalen dengan harga satu saham yang berlipatganda dari jumlah total saham.

Perusahaan dianggap sebagai perusahaan besar di Pasar Saham AS jika kapitalisasi pasar lebih dari $10 milyar. Perusahaan berukuran medium berada di antara $2-10 milyar, sedangkan perusahaan yang di bawah $2 milyar dianggap perusahaan kecil.

Bagian 9: Analisa Fundamental – Cara Menganalisa Saham Menggunakan Data (Penyaring Nilai)-4Kapitalisasi Pasar di Finviz

Karena $2 milyar masih cukup banyak, kita jga dapat menemukan label mikro, untuk perusahaan di bawah $300 juta dan label nano untuk perusahaan  dengan kapitalisasi pasar sebesar 50 juta. Berdasarkan urutan ini, Anda harus mencari penny stocks.

Jika Anda pernah menonton film legendaris Wolf from Wallstreet, Anda pasti tahu artinya.

Pilihan kapitaliasasi pasar sepenuhnya terserah Anda, namun jika saya sedang mencari sesuatu dengan potensi yang tinggi, saya akan tetap dengan perusahaan kecil.

Pendapatan (Pendapatan Operasi)

Setiap pemilik perusahaan tertarik dengan pendapatan dan kemudian profitnya. Dalam bahasa Inggris kata income biasaya berarti pendapatan operasi. Itu bukan nilai penjelasan diri, karena kepentingan informasinya terletak dalam perbandingan.

Rasio biaya/pendapatan menunjukkan rasio pendapatan biaya menjadi pendapatan, yaitu seefisien apa perusahaannya, atau berapa biaya untuk menghasilkan pendapatan. Jika tinggi, penjualan berbiaya rendah, itu cenderung lebih efisien dibandingkan persaingannya, dan mungkin memiliki kelebihan kompetitif dan oleh karena itu menawarkan diri sebagai investasi yang bagus.

Rasio biaya/pendapatan sesuai untuk perbandingan dengan perusahaan lainnya. Mereka bervariasi berdasarkan pasar, segmen dan situasi ekonomi keseluruhan. Contohnya, di saat krisis, indikator ini biasanya naik karena ada permintaan biaya rendah yang lebih tinggi, seperti terlihat pada krisis tahun 2008 dibandingkan dengan tahun 2007.

Bagian 9: Analisa Fundamental – Cara Menganalisa Saham Menggunakan Data (Penyaring Nilai)-5

Rasio biaya/pendapatan operasi pada krisis tahun 2008 dan sebelum krisis

Earnings Per Share (EPS)

Indikator EPS (Earnings Per Share) juga dapat digunakan sebagai pelengkap P/E. EPS menunjukkan profit setelah pajak dan preferensi dividen per saham. Dengan kata lain, jumlah profit per saham biasa yang dapat dibayar dalam bentuk dividen jika perusahaan tidak mempertimbangkan untuk berinvestasi ulang.

Namun, kita berniat untuk memasang indikator EPS d bawah pendapatan daripada di bawah paragraph denan P/E.

Mengapa? Sekali lagi, mungkin untuk menghubungkan EPS ke pendapatan. Tidak banyak disampaikan indikatornya, namun lebih dalam perbandingan. Namun, perbandingan dengan perusahaan lain atau tambahan data selalu diperlukan.

Dividen

Apakah bermanfaat memonitor apakah dan berapa jumlah dividen yang dibayar perusahaan?

Ya dan tidak.

Hal itu tergantung pada pilihan saham, durasi investasi, dan banyak parameter lainnya. Ada saham pertumbuhan, saham dividen dan banyak lagi. Secara umum, bagaimanapun, dividen dapat mengurangi resiko investasi dan layak dimonitor.

Jika saya tahu saham tertentu stabil dalam waktu yang lama dan membayar dividen yang tinggi, maka itu adalah investasi yang bagus hanya dengan dasar parameter ini.

Umumnya, Anda dapat mencari saham yang menawarkan rasio pembayaran tahunan sebesar 3 atau 4 persen ke atas. Ini adalah jumlah termasuk inflasi dan mengurangi resiko investasi secara keseluruhan.

Volume Rata-Rata (Volume Transaksi)

Indikator terakhir adalah volume rata-rata trade saham per hari. Anda bisa memanfaatkan indikator ini saat menganalisa perusahaan yang lebih kecil dan terutama jika modal Anda di atas rata-rata.

Suplai dan permintaan yang cukup berarti eksekusi order trading Anda yang lebih cepat dan biaya total yang lebih rendah (disebut slippage). Secara pribadi, saya akan tetap memilih nilai yang besarnya paling tidak $300.000 per hari.

Finviz dan indicator

Sekarang kami letakkan parameter yang disebutkan di atas ke dalam filter finviz.com  dan tambahkan elemen analisa teknis. Contohnya, kondisi pembelian sederhana – harga di atas moving average dengan periode 50 hari. Hasilnya dapat ditemukan di sini (per 23 Agustus, 2019):

Bagian 9: Analisa Fundamental – Cara Menganalisa Saham Menggunakan Data (Penyaring Nilai)-6Hasil Filter Finviz

Setelah itu, penting untuk membuka setiap perusahaan dan melakukan setidak nya analisa teknis dasar. Seperti yang dapat Anda lihat, semuanya terhubung dnegan sempurna, jadi Anda hanya perlu memahami fundamenta dasar, mengetahui dasar-dasar analisa teknis, dan dapat membuat analisan lanjutan.

Apa pendapat Anda mengenai Finviz? Apakah Anda seorang pengguna aktif? Berdasarkan apa saham pilihan Anda? Beritahu kami di kolom komentar!

Sumber informasi lainnya

Rekomendasi
Bagian 7: Analisa Fundamental Analysis – Trading Cryptocurrencies
Apakah masuk akal menggunakan analisa fundamental untuk bertrading cryptocurrencies? Apakah  analisa ini cukup dapat diandalkan? Tentu saja. Sebaliknya, kita tidak akan meluangkan banyak waktu untuk membahasnya dalam kumpulan artikel kami yang secara spesifik didedikasikan untuk topik ini.
Bagian 3: Manajemen Keuangan - Martingale (Ya/Tidak)
Sudah ada satu artikel di situs web kami tentang martingale. Anda dapat melihatnya di sini: Strategi Martingale. Dalam artikel ini, kita akan melihat dengan lebih baik dan lebih profesional terhadap sistem ini dari sudut pandang trader.