Strategi trading bukan hanya tentang membuka dan menutup trading, namun berisi lebih banyak tentang moral dan aturan trading. Kita paling sering keliru dalam hal aturan.

Kesalahan ini menjadi alasan utama mengapa sebagian besar trader mengalami kerugian dalam trading. Lihatlah kesalahan-kesalahan ini bersama kami dan Anda juga bisa memilih untuk menyalin trading.

Kesalahan No.1: Akun Demo vs. Akun Real

Transisi pada waktu yang tepat ke akun live sangatlah penting. Agar lebih jelas, kami tidak mengatakan bahwa akun demo (kapan dan bagaimana cara menggunakan akun demo forex) tidak ada gunanya, karena akun demo tentunya sangat berguna, tetapi sebagian besar trader bertahan terlalu lama di sana.

Di akun demo, pelajarilah cara kerja dari broker platform trading dan uji kembali strategi Anda, artinya uji strategi trading yang baru di akun demo Anda.

Jika Anda memulai trading dari nol, Anda dapat menghabiskan dua, atau bahkan tiga bulan pertama Anda di akun demo, tetapi Anda kemudian harus beralih ke akun live dan melanjutkan trading dengan strategi yang minim resiko. Tentu saja, simpan akun demo Anda, gunakanlah untuk menguji ide-ide baru, peningkatan strategi, dll. Jadikan akun demo sebagai lingkungan pengujian di mana strategi trading baru Anda harus bisa disetujui.

Mengapa harus pindah ke akun live sesegera mungkin?

Faktanya adalah, jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda tidak dapat melakukannya di akun demo. Selain itu, akun live Anda akan membuat Anda belajar untuk menghadapi emosi Anda, dan Anda akan melihat apakah Anda dapat mengikuti strategi trading Anda atau tidak, jadi Anda akan mendapatkan pengalaman yang berharga. Rasakan perbedaannya saat melakukan trading dengan uang real.

Kita mungkin harus sedikit melambat pada titik ini. Untuk awal trading dengan uang real, daftarkan akun live Anda, di tempat yang dapat melakukan trading lot mikro atau lot nano. Ini adalah volume trading yang benar-benar kecil, dan meskipun Anda tidak akan menjadi kaya dengan trading ini, Anda akan mulai memahami psikologi trading. Biasanya tidak ada kerugian yang dramatis dalam volume serendah ini karena kehilangan beberapa ratus perak tidak berarti apa-apa dan Anda masih bisa menerimanya. Uang Anda akan memberi Anda pengalaman bermanfaat yang relatif murah.

Singkatnya, pindahlah ke akun live lebih awal dan mulailah trading dalam volume terkecil, kemudian tingkatkan deposit dan risiko yang ingin Anda ambil secara proporsional.

Kesalahan No.2: Mencari alasan dan kelebihan data

Sebagian besar trader (dan bukan hanya pemula) terus-menerus berusaha mencari tahu mengapa beberapa pergerakan terjadi, dan mengapa yang lain tidak. Penting untuk disadari bahwa mendengarkan Bloomberg atau bahkan membaca semua berita tidak dapat memberikan jawaban yang Anda cari. Kadang-kadang, pasar tidak berperilaku seperti yang kita harapkan, dan hal ini biasanya berlaku dalam pandangan jangka pendek. Demikian pula untuk strategi dengan sepuluh indikator, belum tentu lebih baik daripada strategi yang hanya menggunakan tiga indikator.

Jika Anda dapat menerima bahwa Anda tidak dapat menjelaskan semuanya, tetapi strategi Anda masih ampuh dan secara statistik bisa dikonfirmasi, Anda telah menang. Jika Anda hanya ingin menganalisis semuanya dan menjadi semacam Wikipedia berjalan, semoga Anda beruntung dengan semua itu. Anda mungkin akan menjadi seorang trader yang sempurna suatu hari nanti, seseorang yang akan memahami kompleksitas dari komidi putar yang besar ini, tetapi sejujurnya, Anda kemungkinan besar malah akan menderita sakit kepala.

Kesalahan No.3: Ketidaksabaran dan Kerugian

Subjek ini sangat penting karena melanjutkan paragraf pertama, di mana kami membahas perbedaan antara akun demo dan akun live. Pada akun live, waktu terasa berlalu dengan cara yang berbeda karena beberapa alasan. Anda dapat menghabiskan waktu yang sangat lama saat menunggu pembukaan trading, dan setelah dibuka, Anda terpaksa menunggu lagi; Anda mungkin berada dalam kerugian atau berada di sekitar nol untuk waktu yang lama - tiba-tiba ada sedikit profit, jadi Anda memutuskan untuk mengakhirinya. Tetapi dengan melakukan hal tersebut, Anda melanggar strategi trading Anda dan Anda tidak akan memiliki profit yang cukup untuk menutupi kerugian Anda. Dan kerugian itu akan menjadi sumber ketakutan yang menyebabkan masalah yang besar.

Pada titik ini, semuanya adalah tentang psikologi, dan psikologi dapat dilatih di akun live. Awalnya memang sulit untuk semua orang, jadi jika Anda tidak langsung melakukannya dengan benar, jangan khawatir, dan cobalah belajar dari kesalahan Anda.

Kesalahan No.4: Strategi Trading

Ada berapa banyak trader yang memiliki strategi trading? Dan berapa banyak dari mereka yang memilikinya secara tertulis? Tidak masalah jika strategi itu diprint atau dicatat dengan tulisan tangan. Atau siapa yang setidaknya memiliki aturan moral trading dasar yang tertulis? Sebagian besar dari Anda akan mengatakan bahwa Anda memilikinya di dalam kepala Anda, tetapi apa yang Anda pikirkan ketika Anda kalah dalam trading Anda? Jelas bukan beberapa aturan dan strategi trading. Jika Anda menuliskannya dan menganggapnya sebagai "kata suci yang diukir di atas batu," strategi itu akan menjadi perintah dan dukungan Anda. Hal ini benar-benar banyak membantu, jadi jangan dianggap remeh. Strategi trading itu sendiri, pada akhirnya akan menjadi masalah terakhir Anda.

Kami dapat memberikan saran tentang hal ini kepada Anda dalam kategori strategi trading forex kami.

Kesalahan No. 5: Memulai dari yang paling sulit

Ada banyak trader yang memulai trading di indeks saham atau fokus pada pasar forex - atau pasangan mata uang. Biasanya EUR/USD. Instrumen seperti itu sudah cukup menantang, tetapi untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, para trader terkadang menggunakan scalping atau intraday trading.

Hal tersebut merupakan sebuah cara untuk melakukan trading, tidak diragukan lagi, tetapi mungkin menjadi suatu kombinasi terberat yang bisa Anda lawan balik dan memulai dengan yang tersulit sangat tidak disarankan ... Kami tidak akan memaksa Anda melakukan apa pun, segalanya terserah Anda. Tetapi untuk memulai dengan instrumen yang sedikit stabil atau setidaknya swing trading sepertinya bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, tentu saja segalanya terserah Anda dan Anda pasti bisa mendapatkan penghasilan dari instrumen apa pun yang ditawarkan dalam jangka waktu berapa pun.

TIPS: Menyalin sinyal trading

Jika semua ini membuat Anda pusing, tetapi trading masih menggoda Anda, pilihlah (setidaknya di awal atau sebagai salah satu opsi diversifikasi) trading yang menyalin strategi trading orang lain.

Misalnya, eToro menawarkan opsi ini. Broker ini adalah broker yang dapat diandalkan dengan peringkat positif dari banyak trader di seluruh dunia.

Setelah Anda membuka akun real, Anda akan melihat strategi yang dapat Anda salin. Untuk setiap strategi tersebut, Anda dapat melihat riwayatnya, profitabilitasnya, begitu pula semua biayanya, seperti biaya strategi kepada penyedia (pemilik strategi yang ingin Anda salin). Secara umum, Anda membayar biaya masuk, biaya manajemen, dan biaya profit. Tetapi beberapa dari biaya ini bisa menjadi nol. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang menyalin strategi, bacalah artikel di bawah ini.

Baca lebih lanjut tentang menyalin trading: Menyalin Trading: Profit mudah atau risiko besar?

Menyalin perintah trading merupakan cara yang baik untuk memulai. Selain itu, suatu hari Anda juga dapat pindah ke sisi lain dan menjadi seorang penyedia strategi, menghasilkan uang dari kepercayaan orang lain. Namun, untuk sampai ke sana, Anda perlu waktu. Roma tidak dibangun dalam waktu sehari.
 

Rekomendasi